Ngembak Geni, Babinsa Pengamanan Hari Raya Nyepi 2016 Di Pura Tirta Empul Babatan

Hari raya Nyepi dirayakan oleh umat Hindu di Indonesia. Untuk tahun ini, Hari Raya Nyepi jatuh pada hari Rabu tanggal 9 Maret 2016 (Saka 1938). Nyepi berasal dari kata sepi yang berarti sunyi dan masyarakat Hindu berhenti dari semua kegiatan. Di propinsi Bali di mana sebagian besar masyarakat menganut agama Hindu, semua aktivitas umum juga ditiadakan kecuali untuk rumah sakit.

Namun, Umat Hindu di daerah lain  juga merayakannya seperti yang terlihat di wilayah Koramil 0832/06 Karangpilang Kodim 0832/Surabaya Selatan. Umat Hindu di wilayah tersebut merayakan Hari Raya Nyepi di Pura Tirta Empul di wilayah Kel. Babatan, Kec. Wiyung," kata Serma Harry S. Babinsa Kel. Babatan didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu M. Slamet dan Panit Bimas Aiptu Hery P. saat melakukan pengamanan persembahyangan Ngembak Geni dalam rangka Hari Raya Nyepi (Saka 1938), Kamis 10/03/2016 08.40 WIB.

Ngembak Geni. Mulai dengan aktivitas baru yang didahului dengan mesimakrama di lingkungan keluarga, warga terdekat (tetangga) dan dalam ruang yang lebih luas diadakan acara Dharma Santi. Dengan Dharma Santi kita dapat saling memaafkan jika ada kesalahan atau kekeliruan yang pernah terjadi setidak-tidaknya dalam jangka waktu satu tahun sebelumnya. Dharma Santi dapat dilaksanakan di mana saja dan kapan saja setelah Nyepi asal tidak lewat dari waktu kurang lebih sebulan sesudah Nyepi. Sangat baik kalau setiap usai hari raya keagamaan (bukan hanya pada Nyepi saja) diikuti dengan Dharma Santi atau simakrama.

Mesimakrama atau Dharma Santi merupakan ajang tatap muka antar sesama untuk saling maaf-memaafkan dan mempererat tali persaudaraan dan keharmonisan. Pemaknaan Nyepi tidak semata-mata hanya dalam bentuk rangkaian ritual yang panjang. Namun lebih dari itu bagaimana kita bisa memperbaiki kualitas diri dari waktu ke waktu sehingga hidup menjadi lebih bermanfaat bagi orang lain dan alam sekitar. (liputan6.com)

( MCDim0832_Srt Ags )

No comments